Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2016

Cara Membuat Jaringan WiFi Ad Hoc Windows 7 Untuk Main Game Reviewed by Esemka Date 10/18/2016 09:17:00 AM

Cara Membuat Jaringan WiFi Ad Hoc Windows 7 Untuk Main Game

Tidak ada komentar :

Cara Membuat Jaringan WiFi Ad Hoc Windows 7 Untuk Main Game


wireless ad hoc diagram

Bagaimana cara membuat jaringan WiFi Ad Hoc di Windows 7?
Dalam artikel kali ini saya akan mencoba membuat sebuah jaringan WiFi Ad Hoc pada laptop yang menggunakan sistem operasi Windows 7. Caranya sangat mudah yaitu sebagai berikut:
  1. Aktifkan terlebih dahulu WLAN pada laptop.
  2. Klik tombol Windows Start, pada kolom Search programs and files ketik: adhoc kemudian enter.
  
3. Jendela Setup Ad Hoc Network akan terbuka, klik Next untuk melanjutkan

4. Pada kolom Network name isi dengan nama yang akan kita gunakan sebagai SSID, contohnya: Mabar Unturned, Pilih mode security; WEP, WPA2-Personal atau Open. Isi Security key isi dengan password kalau tidak memilih open, centang pilihan Save this network, kemudian klik Next

network and security option wifi ad hoc
5. Setelah muncul jendela The mabar unturned network is ready to use, klik Close
6. Cek koneksi WiFi dengan mengklik icon wireless pada taskbar sebelah kanan, akan terlihat status mabar unturned - Waiting for users.
Setelah selesai, selanjutnya kita dapat menggunakan laptop lain atau komputer dengan usb wireless agar terkoneksi dengan  jaringan yang telah kita buat tersebut. Apabila ada user yang connect ke jaringan ini, maka status WiFi pada langkah no 5 akan berubah menjadi Connected. apabila komputer kita sudah terhubung dengan jaringan ad hoc yang telah dibuat, maka kita bisa saling bertukar data atau sekedar maen game. Sebagai catatan performance jaringan Ad Hoc akan turun secara drastis dengan bertambahnya jumlah komputer.
Read More

Selasa, 16 Agustus 2016

Fungsi, Cara Hapus dan Mengurangi Size hiberfil.sys Reviewed by Esemka Date 8/16/2016 04:15:00 PM

Fungsi, Cara Hapus dan Mengurangi Size hiberfil.sys

Tidak ada komentar :
Hiberfil.sys adalah file sistem yang digunakan untuk mengaktifkan fitur hibernate. Apa itu hibernate? Window memiliki 2 mode manajemen power yaitu Sleep Mode dan Hibernate Mode. Sleep Mode adalah keadaan dimana Windows tetap berjalan tapi dengan konsumsi power atau tenaga yang rendah baik dari listrik ataupun baterai. Sehingga ketika komputer dinyalakan akan langsung menyala seperti keadaan semula (program yang terbuka tidak akan hilang). Lain lagi dengan Hibernate Mode yaitu keadaan dimana Windows menyimpan memori seluruhnya pada hardisk (disinilah fungsi hiberfil.sys).
1. Disable dan Menghapus hiberfil.sys
Untuk menghapus hiberfil.sys bisa dilakukan melalui Command Prompt . Buka command prompt dengan menekan tombol Start + R (run) dan ketik “cmd” tanpa tanda kutip, ketik kode berikut untuk mematikan fungsi hibernate atau menghapus hiberfil.sys:
powercfg.exe -h off
atau…
powercfg -h off
Untuk mengaktikannya lagi bisa memakai kode berikut:
powercfg.exe -h on
atau…
powercfg -h on
Cara Hapus dan Mengurangi ukuran hiberfil.sys
2. Menentukan Ukuran hiberfil.sys tanpa Mematikannya
File hiberfil secara default dibuat oleh windows sebesar 75% dari total RAM. Sebenarnya ukuran hiberfil.sys bisa kita tentukan sendiri antara 50% hingga 100%. Caranya lakukan cara yang sama seperti di atas lalu masukan kode ini:
powercfg.exe -h -size xx%
xx adalah kisaran persentase antara 50~100, jadi jika kamu menghendaki ukuran hiberfil.sys sebesar 50% maka begini jadinya:
powercfg.exe -h -size 50%
Read More

Jumat, 11 April 2014

Debian Konfigurasi IP Address Reviewed by Esemka Date 4/11/2014 05:36:00 AM

Debian Konfigurasi IP Address

Tidak ada komentar :

KONFIGURASI IP ADDRESS

1.       Masuk ke terminal  lalu log in sebagai SU.






2.       Setelah masuk sebagai Super User (SU) masukan perintah berikut


3.       Lalu akan muncul tampilan beikut
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5). 
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback             

4.       Sebelum merubah ip address perhatikan hal berikut ini:
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback             

Rubah perintah diatas dengan cara dihapus lalu masukan perintah dibawah ini :
# The loopback network interface
auto eth0
iface eth0 inet static


5.       Setelah dirubah baru masukan address yang diinginkan.. contoh :
# The loopback network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address                            192.168.50.1
netmask                           255.255.255.0
network                           192.168.50.0
broadcast                        192.168.50.255
gateway                           192.168.50.1
dns-nameservers        192.168.50.1
dns-search                       medikacom.sch.id 
6.      Simpan konfigurasi diatas dengan cara Ctrl +O lalu Enter. Untuk keluar Ctrl+X

7.      Lakukan restart interfaces dengan mengetik perintah berikut :

 




8.      Bila berhasil akan muncul tampilan sebagai berikut :



 


           9.      
Untuk melihat bahwa konfigurasi sudah tersimpan atau belum masukan perintah berikut :


Maka konfigurasi yang telah dimasukan akan muncul



 




         10.   Bila address belum sesuai dengan konfigurasi, ulangi dari langkah nomor 2.
Read More

Kamis, 04 April 2013

Linux Debian Konfigurasi DNS Reviewed by Esemka Date 4/04/2013 06:02:00 AM

Linux Debian Konfigurasi DNS

Tidak ada komentar :


Konfigurasi DNS (Domain Name System) Server
1.       Install bind9(Berkeley Internet Name Domain 9) dengan perintah :



Bila instalasi berhasil maka tampilan akan seperti dibawah ini


2.       Membuat nama domain dengan perintah



Yang di dalam lingkaran merah disesuaikan dengan nama zone ketika instalasi dan ip address disesuaikan dengan konfigurasi ip address.

Contoh konfigurasi dns dengan nama zone medikacom.
zone    “medikacom.sch.id”  IN  { 
             type  master; 
             file  “db.medikacom”;
}; 
zone    “50.168.192.in-addr.arpa”  IN  { 
             type master; 
            file  “db.reverse”; };     
3.      Simpan konfigurasi diatas dengan cara Ctrl +O lalu Enter. Untuk keluar Ctrl+X

Read More

Kamis, 08 November 2012

SO: Setting if Address Reviewed by Esemka Date 11/08/2012 05:10:00 AM

SO: Setting if Address

Tidak ada komentar :
Setting  if Address

Langkah utama masuk ke terminal , ketik SU untuk masuk sebagai admin masukan password
Edit script untuk IP Address dengan memasukan 
Perintah root@Sandimulyadi:/home/sandimulyadi#nano/ect/network/interfaces
# This file describes the network interface avaible on Your system
# and how to active them for more information,
# The loopback network interface
Auto lo
Iface lo inet loopback
Menjadi (tambahkan script berwarna merah)
# This file describe the network interface avaible on your system
# and how to active them for more information ,see interface(5)
Auto lo
Iface lo inet loopback
#The local network interface
Auto et0
Iface eth0 inet  static
                Address 192.200.27.1     //IP Address
                Network 255.255.255.0  //network
                Network 192.200.27.0    //network
                Broadcast 192.27.255      //Broadcast
                Gateway 192.200.27.1    //DNS server
Untuk menyimpan lakukan kombinasi tombol ctrl-0
Kemudian enter
Setelah lakukan kombinasi tombol ctrl+x lalu enter
Buat eth0 menjadi on (deafult)
root@sandimulyadi:/home/sandimulyadi# if config eth0 up
Lakukan restert pada network dengan perintah:
Lihat apakah pengaturan sudah berhasil
root@sandimulyadi:/home/sandimulyadi# if config

Domain Name Sistem (DNS)
Instalasi
Debian-server:/home/medikacom#apt-get install bindg
Debian-server:/home/medikacom# nano/ect/bind/named.conf

Zone “medikacom.sch.id” in{
Type master;
File”db.medikacom”;
};

Zone “Profilku.com”IN {
                Type master;
                File “db.Profilku”;
};
Zone “50;168.192.In-addr.arpa” IN {
                Type master;
                File”db.reserve”;
Include “/ect/bind/named.Conf.local”;
Membuat File Forward medikacom.sch.id
Debian-server:/home/medikacom# cd/etc/bind
Debian-server:/etc/bind# cp db.local/var/cache/bind/db.medikacom
Debian-server:/etc/bind# nano/var/cache/binf/db.medikacom
$ TTL 604800
@IN SOA NSI Medikacom.sch.id root
                “titik” di akhir domain
@ IN A 192.168.50.1
NS1 IN A 192.168.50.1
www IN CNAME NS1      ;Jika ingin membuat sub domain

Membuat File Forward Profilku.com
Debian-serer:/home/Medikacom#cd db.local/var/cache/bind/
Debian-serer:/etc/bind#cd db.local/var/cache/bind/db.profilku
Debian-serer:/etc/bind #nano/var/cache/bind/db.profilku
$ TTL 604800
@ IN SOA ns1.profilku.Com.root.ns1.Profilku.com.(
                2              ;               serial
                60480    ;               Refresh
                86400    ;               retry
                2419200;              expire
                604800  ;               Negative cache TTL
                ;
@            IN           NS          ns1.profilku.com.;tambahkan”bbk’diakhirkan domain
@            IN           A             192.168.50.1
Ns1        IN           A             192.168.50.1
www.    IN           A             ns1

Membuat File Reverse
Debian-serer:/home/Medikacom#cd db.local/var/cache/bind/
Debian-serer:/etc/bind#cd db.local/var/cache/bind/db.reverse
Debian-serer:/etc/bind #nano/var/cache/bind/db.reverse
$ TTL 604800
@ IN SOA ns1.medikacom.sch.id              rout.ns1.medikacom.sch.id.(
                1              ;               Serial
                604800  ;               referesh
                86400    ;               retry
                2419200;              expire
                604800  ;               negative cache TTL
@ IN NS               Medikacom.sch.id.;ingat”titk”





Read More