Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Desember 2015

Teknik Teknik Komunikasi Reviewed by Esemka Date 12/04/2015 11:39:00 AM

Teknik Teknik Komunikasi

Tidak ada komentar :
TEKNIK KOMUNIKASI



Informative Communication

•         Komunikasi informative teknik penyampaian pesan dengan memberikan pengetahuan agar orang lain mengerti atau tahu tentang pesan yg disampaikan

COERSIVE COMMUNICATION
•         komunikasi yang dilakukan dengan pemaksaan secara langsung dengan memberikan sanksi baik berupa hukuman maupun hadiah kepada sasaran komunikasi bila tidak melakukan/melakukan apa yang dikehendaki oleh komunikator

Human Relations
•         hubungan antar manusia yang bersifat bukan hanya sekedar menyampaikan pesan  dari seseorang kepada orang lain, tetapi hubungan diantara orang – orang yang berkomunikasi mengandung unsur – unsur kejiwaan yg mendalam, berdasarkan pada human dignity dan bersifat dialogis.
•         Hubungan manusiawi juga diartikan “ komunikasi antarpersona untuk membuat orang lain mengerti dan menaruh simpati”

TEKNIK HUMAN RELATION
•         COUNSELING
•         Pendekatan dari problem situation kepada problem solving

Komunikasi Persuasif
•         the process through which people attempt to influence the beliefs or actions of others
•         Komunikasi persuasive ( persuasive communication) : Komunikasi yang dilakukan dengan bujukan terhadap sasaran komunikasi, terutama menyentuh aspek emosinya secara bertahap dan berkelanjutan sehingga sasaran mau melakukan apa yang dikehendaki oleh komunikator
•         parents influence children, children influence parents, and friends influence each other , advertising

Akibat Komunikasi
•         Aspek kognitif : menyangkut kesadaran dan pengetahuan ( orang menjadi tahu/sadar )
•         Aspek afektif : menyangkut sikap atau perasaan ,setelah diterpa pesan orang menjadi setuju/tidak setuju, suka/tidak suka
•         Aspek konatif : menyangkut perilaku/tindakan setelah diterpa pesan orang mau melakukan /tidak melakukan apa yang disarankan

MODEL AIDDA
•         Dampak komunikasi menyangkut 4 hal : attention, interest, desire, decision, action.
•         Assumsi : tindakan yg diambil pada dasarnya didorong oleh adanya perhatian, minat dan keinginan

HIERARKI EFEK
•         Awareness /kesadaran
•         Knowledge/pengetahuan
•         Liking/Menyukai
•         Preference/Memilih
•         Concivtion/Meyakini
•         Purchase/Membeli

ADOPSI INOVASI
•         Innovasi : suatu ide/gagasan, praktek atau benda yang dinilai baru oleh seseorang
•         Tahapan
•         Knowledge : seseorang menerima ttg inovasi
•         Persuasi : menentukan sikap ( suka/tidak suka)
•         Decision : pengambilan keputusan
•         Implementation : pelaksanaan
•         Konfirmation : mencari bukti – bukti  penguatan & mempertimbangkan kembali keputusan yg telah diambil dan dilaksanakan.

TUJUAN KOMUNIKASI
•         Attitude Change
•         Opinion Change
•         Behaviour Change
•         Social Change

•         Kepentingan sumber : memberi informasi, mendidik, menghibur, persuasi
•         Kepentingan penerima : memahami informasi, mempelajari, menikmati, menerima/menolak anjuran

Model Komunikasi satu tahap
Komunikasi satu tahap (one step flow communication) : Pesan yg disampaikan disalurkan melalui media massa langsung ditujukan kepada komunikan tanpa melalui perantara

Komunikasi Dua – Tahap
•         Tahap pertama, pesan yg disampaikan dari sumber informasi kepada pemuka pendapat (disebut dengan pengalihan informasi).
•         Tahap kedua,  pesan disampaikan oleh pemuka pendapat kepada kepada pengikutnya ( disebut dengan proses penyebarluasan pengaruh ).

Two -  step flow : main assumption
•         That individual  are not social isolated, but members of social group in interaction with other people
•         That response and reaction to a media message will not be direct  and immediate, but mediated through, and influenced by, these social relationship
•         Opinion leaders – are people who tend to consume more media output and participate more in organisatoris that do others in their immediate environment.
•         First, individuals (opinion leaders) who pay close attention to the mass media and its messages receive the information
•          Opinion leaders pass on their own interpretations in addition to the actual media content

•         Media massa --- teman/tetangga ( punya akses kepada media) ----- diri individu----pemuka pendapat .
•         Media massa----- pemuka pendapat ---- teman ---- diri individu.
•         terdapat banyak variasi dari penyebaran

A. Tujuan sumber informasi
b. Banyak mass media yang menyebarluaskan informasi.
c. Isi pesan yang disampaikan, apakah berkenan bagi audience atau
    melibatkan kepentingan audience.
d. Apakah cara penyampaiannya menarik perhatian audience





Read More

Jumat, 27 November 2015

Metode Metode Komunikasi Reviewed by Esemka Date 11/27/2015 11:28:00 AM

Metode Metode Komunikasi

Tidak ada komentar :
METODE KOMUNIKASI

•          Journalism
•          Public Relations
•          Advertising
•          Publisitas
•          Perang Urat Syaraf
•          Propaganda
•          Konferensi Pers
•          Penerangan

Journalism

•          Jurnalistik ( journalism ) :  1. jurnalistik cetak (printed journalism). 2. jurnalistik electronik (electronic journalism) : TV. Radio.
Istilah jurnalistik berasal dari bahasa Belanda “journalistiek”. Dalam bahasa Inggris : journalism” yg bersumber pada perkataan journal, yg merupakan terjemahan dari bahasa Latin diurna yg berarti”harian” atau”setiap hari”.

Public Relations

•          Hubungan Masyarakat /Public Relations: ”The Planned and sustained effort to establish and maintain goodwill and mutual understanding between and organization and its public” ( John White dalam How  to Understand & Manage Public Relations (1991).

Periklanan/Advertising

•          Periklanan mengupayakan suatu pesan penjualan sepersuasif mungkin kepada calon pembeli yang paling tepat atas suatu produk berupa barang dan jasa tertentu dengan biaya semurah – murahnya

PUBLICITY

•          Informasi tentang seseorang, barang/organisasi yg disebarluaskan ke masyarakat melalui media tanpa dipungut  biaya/pengawasan dari sponsor
•          Publisitas product
•          Publisitas kelembagaan
•          Pengumuman, reklame, berita

Pilihan Strategi Komunikasi







Press release

•         ditulis ringkas
•         Menggambarkan suatu kegiatan atau isu tertentu.
•         cara pertama dan termudah yang dipakai untuk menghubungi media.
Resourch : Tri Agus S Siswowiharjo

Kenapa press release?


Target Press Release


Membuat Press Release

•          Membuat kerangka (Judul, Lead atau Intro, Body atau Tubuh, dan Ending atau Penutup)
•          Menentukan judul
•          Membuat lead yang punya daya tarik
•          Menulis seperti piramida
•          Penutup (kesimpulan, rekomendasi)

Mencapai Target

•          Memahami keredaksian lembaga
•          Memahami newspeg (isu yang sedang HOT)
•          Pendekatan personal
•          Akurasi data
•          Kadangkala narasumber

Exhibition

•          Pameran (Exhibition) : adalah usaha untuk memperlihatkan/menunjukkan gambar, poster, peta grafis, benda hidup dan sebagainya secara sistematis pada suatu tempat tertentu.

PERANG URAT SYARAF

•          The planned use of propaganda and other actions designed to influence the opinions, emotions, attitudes, and behaviour of enemy, neutral, and friendly foreign group in such a way as to support the acomplisment of national aims and objectives

Propaganda

•          Informasi sepihak (biased information) yg disebarluaskan  (acapkali bahkan dipaksakan) kepada masyarakat dalam rangka mendukung atau membenarkan suatu pendapat, keyakinan, atau tindakan.
•          White Propaganda /propaganda terbuka : diketahui sumbernya
•          Black propaganda propaganda yg menunjukkan sumbernya, tapi bukan sumber yg sebenarnya ( sifat terselubung)
•          Gray propaganda: menghindari identifikasi sebagai sumber yg bersahabat maupun sumber yg bermusuhan.

The Devices of propaganda

•          Name calling (penggunaan nama ejekan ) kepada ide, kepercayaan, jabatan, ras, kelompok. ---- binatang ekonomi, imperialisme
•          Glittering generality ( penggunaan kata – kata muluk ) : keadilan, kesejahteraan
•          Transfer/pengalihan: penggunaan autoritas /prestise yg mengandung nilai kehormatan  yg dialihkan kepada sesuatu : penggunaan gambar kaabah dalam partai politik
•          Testimonial ( pengutipan) : mengutip kata – kata orang terkenal ,mengenai baik/tidakya suatu ide/produk. Kampanye KB
•          Plain Folks ( perendahan diri ) : meyakinkan, bahwa ia dan gagasannya itu baik karena demi rakyat. Penyambung lidah rakyat, abdi rakyat. Propaganda Politik
•          Card stacking( pemalsuan ) : upaya menutupi hal – hal yg faktual seraya mengemukakan bukti palsu sehingga khalayak terkecoh. Propaganda perang
•          Bandwagon ( hura – hura ) : kereta musik. Ajakan kepada khalayak untuk beramai – ramai menyetujui gagasan /program. Dengan terlebih dulu meyakinkan mereka bahwa teman2-nya telah menyetujui- Propagandis PKI



Read More

Jumat, 20 November 2015

Ruang Lingkup Komunikasi Reviewed by Esemka Date 11/20/2015 11:12:00 AM

Ruang Lingkup Komunikasi

Tidak ada komentar :
Ruang Lingkup Komunikasi

Komunikasi itu :

•          Tidak sekedar menyampaikan à informasi diterima target
•          Tidak sekedar publikasi yang menarik à substansi informasi
•          Tidak hanya menyampaikan hasil penelitian à aktualitas
•          Tidak hanya menyapaikan sesuatu yang baru à korelasi dengan isu
•          Sederhana à tidak perlu rumit
•          Butuh waktu dan biaya

Mengemas komunikasi




Proses Komunikasi

Primer
•          Proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang [symbol] sebagai media.
•           bahasa, kial [gesture], isyarat, gambar, warna, dsb.
•          Paling banyak digunakan adalah bahasa (verbal&non verbal karena mampu secara langsung menerjemahkan pikiran seseorang kpd orang lain.
•          idea, informasi atau opini.
Sekunder
•          Proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama
•          surat, telepon, fax,koran, majalah, radio, TV, film, e-mail, internet,dll
SIFAT KOMUNIKASI
•          Verbal :  Tindak komunikasi yang menggunakan kata – kata. Komunikasi  verbal dapat berupa bahasa lisan (spoken words) bahasa tertulis (written words)
•          Non verbal :  komunikasi tanpa kata – kata. Komunikasi non verbal dapat berupa :  isyarat badaniah (gestural), haptics,eye contact,paralanguage
•          Face – to face
•          Mediated


Read More

Jumat, 13 November 2015

Sifat Sifat Komunikasi Reviewed by Esemka Date 11/13/2015 10:29:00 AM

Sifat Sifat Komunikasi

Tidak ada komentar :
Komunikasi Verbal dan Non-Verbal
                 
     Havied Cangara mengemukakan:
                “simbol dapat diartikan sebagai lambang yang memiliki objek,    sedangkan kode adalah seperangkat simbol yang telah disusun     secara       sistematis  dan teratur sehingga memiliki arti.”
     David K. Berlo menyatakan bahwa simbol yang tidak memiliki arti        bukanlah suatu kode.

ciri-ciri simbol yaitu:
•           Semua kode yang memiliki unsur nyata
•           Semua kode yang memiliki arti
•           Semua kode yang tergantung pada persetujuan pemakainya
•           Semua kode yang memiliki fungsi
Semua kode yang dapat dipindahkan apakah melalui media maupun  melalui saluran-saluiran komunikasi lainnya.

Kode  dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

A.  kode komunikasi verbal

                Kode verbal yang umum adalah bahasa. Havied Cangara mendefinisikan bahasa sebagai seperangkat kata yang telah disusun secara berstruktur sehingga menjadi himpunan kalimat yang mengandung arti.
Menurut Larry L. Barker  bahasa memiliki tiga fungsi yaitu:
•       Untuk penamaan (naming atau labeling). Penamaan atau penjulukan merujuk pada usaha  mengidentifikasi objek, tindakan atau orang dengan menyebut namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
•       Fungsi interaksi. Fungsi ini menekankan berbagi gagasan dan emosi yang dapat mengundang simpati dan pengertian atau kemarahan dan kebingungan.
•       Fungsi transmisi informasi. Bahasa sebagai transmisi lintas waktu, dengan menghubungkan masa lalu-masa kini-dan masa depan, memungkinkan kesinambungan budaya dan tradisi kita. Tanpa bahasa kita tidak mungkin bertukar informasi, tidak mungkin menghadirkan semua objek dan tempat untuk kita rujuk dalam komunikasi kita.

                Keterbatasan Bahasa

                Bahasa verbal sebenarnya porsinya hanya 35% dari keseluruhan komunikasi kita. Dan bahasa memiliki keterbatasan-keterbatasan sebagai berikut:
                1. Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek
                2. Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual.
                3. kata-kata mengandung bias budaya.
                4. Percampuradukan fakta, penapsiran dan penelitian
  
                Bahasa terikat oleh kontek budaya, menurut hipotesis dari Benjamin Lee Whorf dan  Edward safir:
                                1).   Tanpa bahasa kita tidak dapat berpikir.
                                2).   Bahasa mempengaruhi persepsi.
                                3).   Bahasa mempengaruhi pola berpikir.
               
Bahasa terikat oleh kontek budaya, atau merupakan perluasan budaya. Menurut teori Sapir-Whorf (teori relativitas linguistik) setiap bahasa mengandung suatu dunia sombolik yang khas, yang melukiskan realitas pikiran, pengalaman batin dan kebutuhan pemakainya.

Hipotesis dari Benjamin Lee Whorf dan  Edward safir mengemukakan:

                                1).   Tanpa bahasa kita tidak dapat berpikir.
                                2).   Bahasa mempengaruhi persepsi.
                                3).   Bahasa mempengaruhi pola berpikir.

B.  Kode Komunikasi Non-Verbal
               
                Lambang non-verbal yang digunakan dalam berkomunikasi menurut Mark Knapp (1978) memiliki fungsi sebagai berikut:
•        Meyakinkan apa yang diucapkan (repetition)
•       Menunjukan perasaan dan emosi yang tidak bisa diutarakan dengan kata-kata (substitution).
•        Menunjukan jati diri sehingga orang lain bisa mengenalnya (identity)
•       Menambah atau melengkapi ucapan-ucapan yang dirasakan belum sempurna.
               
Berdasarkan penelitian Albert Mahrabian menyatakan bahwa:
•        tingkat kepercayaan dari pembicaraan orang hanya 7 % berasal dari bahasa verbal,
•        38 % dari vokal suara
•       dan 55% dari ekspresi muka.
•       Dia menambahkan apabila terjadi pertentangan antara ucapan dan perbuatan maka orang cenderung akan melihat dan mempercayai hal-hal yang bersifat non-verbal.

Macam-macam  lambang/kode non-verbal

                a. Kinesiks
               
                Kinesiks merupakan kode non-verbal yang ditunjukan oleh gerakan-gerakan badan, yang meliputi:
                1.            Emblems; Isyarat yang punya arti langsung pada simbol yang dibuat        oleh gerakan badan.
                2.            Ilustrators: Isyarat yang dibuat oleh gerakan-gerakan badan untuk           menjelaskan sesuatu
                3.            Affect displays: Isyarat yang terjadi karena ada dorongan emosional       sehingga berpengaruh pada ekspresi muka
                4.            Regulators: Gerakan-gerakan tubuh yang terjadi pada daerah kepala
                5.            Adaptory:  Gerakan badan yang dilakukan sebagai tanda               kejengkelan

b. Gerakan mata (eye gaze)

                Memberi isyarat tanpa kata-kata mata merupakan alat komunikasi yang paling berarti. Gerakan mata adalah pencerminan hati.
 Mark Knapp dalam penelitiannya menemukan empat fungsi gerakan mata, yaitu:
  1. Untuk memperoleh umpan balik dari lawan bicaranya
  2. Untuk menyatakan terbukanya saluran komunikasi dengan tibanya waktu untuk berbicara
  1. Sebagai signal untuk menyalurkan hubungan, dimana kontak mata akan meningkatkan frekuensi bagi orang yang memerlukan.
  2. Sebagai pengganti jarak fisik, maksudnya walau ada jarak dalam suatu ruang maka kontak mata dapat mengatasi jarak pemisah yang ada.
  3. c. Sentuhan (touching)
  4. Sentuhan merupakan isyarat yang dilambangkan dengan sentuhan badan.
  5. Menurut bentuknya sentuhan badan dibagi menjadi tiga macam yaitu:
  6. 1. Kinesthetic
  7.                 Isyarat yang ditunjukan dengan bergandengan tangan satu sama lain, sebagai simbol keakraban atau kemesraan.
  8. 2. Sociofugal
  9.                 Isyarat yang ditunjukan dengan berjabat tangan atau saling merangkul. Misalnya di arab dan asia Selatan untuk menunjukan keakraban bersentuhan pundak dengan pundak/berpelukan.
  10. 3. Thermal
  11.                 Isyarat yang ditunjukan dengan sentuhan badan yang terlalu emosional sebagai tanda persahabatan yang begitu intim.

d. Paralanguage

                Isyarat ini ditunjukan dengan adanya tekanan atau irama suara sehingga penerima dapat memahami sesuatu di balik apa yang diucapkan. Kesalahpahaman sering terjadi kalau komunikasi berasal dari etnik yang berbeda.

e. Diam

                Diam bisa merupakan kode non-verbal yang memiliki arti.
                Mark Picard mengatakan bahwa diam bisa berarti negatif dan positif. Sikap diam merupakan realita yang sulit untuk diterka karena bisa multi makna (marah, malu, atau cemas dan lain-lain.), untuk memahami sikap diam maka kita perlu belajar terhadap budaya atau kebudayaan-kebudayaan seseorang.

f. Postur tubuh

Orang dilahirkan dengan berbagai macam bentuk postur tubuh.
Well dan siegel  menemukan dan membagi bentuk tubuh manusia dalam tiga bagian yaitu:
  1. Ectomorphy, adalah bentuk tubuh yang kurus tinggi yang dilambangkan sebagai orang yang ambisi, pintar, kritis dan sedikit cemas.
2.            Mesomorphy memiliki bentuk tubuh yang tegap, tinggi, dan atletis yaitu memiliki pribadi yang cerdas, bersahabat, aktif dan kompetitif.
3.            Endomorphy memiliki tubuh pendek, bulat dan gemuk dimana mereka digambarkan berpribadi humoris, santai dan cerdik.

g. kedekatan dan ruang (proximity and spatial)

Ini menunjukan kedekatan diantara dua objek yang mengandung arti.
Edward T. Hall membagi kedekatan menjadi:
•       Wilayah intim (rahasia) jarak 3-18 inchi
•       Wulayah pribadi 18 inchi-4 kaki
•       Wilayah sosial 4-10 kaki
•       Wilayah umum (publik) sampai suara kita terdengar antara 10 kaki-tak terbatas.

h. Artifact dan Visualisasi

                Artefak adalah hasil kerajinan manusia yang mengandung arti, selain untuk kepentingan estetika atau untuk menunjukan status atau identitas.
i. Warna

                Warna memberi arti pada suatu objek. Hampir seluruh bangsa memiliki arti tersendiri pada warna, baik dari arti bendera, upacara ritual dan lain-lain.
j. waktu

                Waktu mempunyai arti tersendiri bagi kehidupan manusia. Bagi masyarakat tertentu melakukan suatu pekerjaan seringkali melihat waktu..
k. Bunyi

                Bunyi-bunyian yang diartikan sebagai isyarat misalnya; siulan, bertepuk, bunyi terompet, beduk dll.
l. Bau

                Selain sebagai status kosmetik juga dapat dijadikan petunjuk arah; misalnya bangkai, karet terbakar dll.
                 



Read More