Senin, 24 Juli 2017

Pengalaman jadi driver GrabHITCH NEBENG di Bandung Reviewed by Esemka Date 7/24/2017 10:57:00 AM

Pengalaman jadi driver GrabHITCH NEBENG di Bandung

Tidak ada komentar :
Grab indonesia 

Grab pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 (MyTeksi), yang kini telah hadir di 6 negara di seluruh asia tenggara yang dimulai dari GRAB TAXI, GRAB BIKE, GRAB CAR, GRAB EXPRESS, dan GRAB FOOD

GRAB sudah menemani anda dalam perjalanan selama 3 tahun. Pelayanan kami di indonesia, sudah kami berikan selama tiga tahun hingga saat ini 2016 dan sudah banyak suka duka yang kami alami 
Kali ini kami akan menghadirkan layanan terbaru kami yaitu

Spoiler for GRAB HITCH NEBENG

Apa itu GrabHitch (Nebeng)
Grabhitch (Nebeng) adalah layanan terbaru dimana kalian para Grabbers bisa memberikan tumpangan atau menjadi penumpang dengan menggunakan motor yang searah dengan tujuan kalian, baik itu hanya untuk sekedar menambah relasi atau pun menghemat biaya bensin setiap harinya dalam perjalanan sehari hari.

Siapa saja yang bisa menjadi GRAB HITCH ( Nebeng )
Kalian semua pengguna Aplikasi GRAB
Yang terutama kalian harus bisa memenuhi persyaratan berikut ini :
SIM AKTIF
STNK AKTIF
KTP AKTIF
KENDARAAN PRIBADI
APLIKASI GRAB


Apa perbedaan GRABHITCH (Nebeng) dengan GRABBIKE, GRABCAR dan GRABTAXI ?
Semua layanan berada dalam satu aplikasi grab, namun GRABBIKE, GRABCAR dan GRABTAXI merupakan layanan di mana penumpang memesan saat itu juga (on-demand).
GRABHITCH (Nebeng) merupakan layanan dengan sistem terjadwal di mana sistem akan mencocokkan antara pengemudi dengan penumpang dengan arah/rute yang sama.
Bagaimana cara untuk mendaftar ?
Silakan klik di sini untuk mendaftar jadi Pengemudi GrabHitch.
Atau melalui aplikasi GRAB seperti di bawah ini
(KASKUS GRABHITCH)
Awal pertama sih waktu nongkrong gaada kerjaan di wico (wifi corner) jl,supratman tiba tiba ada mas mas sama mba nya datang nawarin. tadinya dikira mau rekrut buat jadi driver grab biasa tapi setelah dikasih tau katanya ini beda dan enaknya bisa bebas sesuka kita netuin jadwal perjalanan mau narik atau engga, akhirnya mau mau aja setelah dirayu apalagi sama teteh itu yg entah siapa namanya sampai sekarang lupa, sempet save no wa tapi nanya tentang grab pun ga dibales kwkkw, skip.setelah sekian hingga akhirnya kata mba nya suruh tunggu di acc sama grab tapi entah kenapa yg saja lamaaa banget di acc nya padahal asep temen saya cuma dalam waktu sehari langsung bisa pake grab hitch nya. Sempet juga kirim email nanya wa ke si mba nya tapi malah dikacangin :( ini gimana ya dia yg rekrut giliran nanya dikacangin, awas lo ya mba kalo ketemu wkwkkw
Akhir cerita akhirnya diterima dan udah bisa narik sore tuh pas malem nya iseng mau nyoba akhirnya dapet yang deket dari gba ke sebrang margahayu raya kan deket tuh cuma nyebrang, caw langsung deh ke daerah penjemputan, tapi pas di cek no hp si orang yg nebeng ga aktif dan udah ke tkp penjemputan pun ga ada, alhasil di cancel baru juga pertama udah apes wkwkw jauh2 ke gba akhirnya cuma beli seblak dan lumaya enak juga :D
Hari ke sekian sempet ga nebengin tapi udah buat jadwal dari Margahayu raya ke ISBI ( Institut Seni Budaya Indonesia) yg dulunya ASTI (Akademi Seni Tari Indonesia) yang kebanyakan orang tua taunya ya itu daripada nama sekarang, lanjut dapet deh orderan dari cewe, sengaja pilih cewe, kebayang kalo dapetnya cowo kan gmn kalo yg badan nya gede, sangar ah gakebayang mending cari aman aja, dan tujuannya kebetulan sama ke ISBI otw deh pagi tadinya mau sekalian ngumpulin tugas ke kampus ,setelah sampai di tkp nebeng ternyata kepagian, beli bubur dulu dah sarapan eh ada orng nya, untung mau nungguin, sampai selesai akhirnya naik sempet ngobrol2 dari a - z dan ternyata dia camaba yg mau tes, sempat ingin tertawa, malah jd sok sok an ngasih nasehat waktu tes wkwkwk ah sudah lah lumayan jd kenal camaba tp belum kontakan lg skrng dia keterima atau ga nya, wa dulu deh ...
bisa diliat dari 2 perjalanan itu ada yg enak dan ga enak nya, histori perjalanan sih 8 tapi aslinya cuma 4 kalau gasalah ya lupa saya pokonya banyak yg di cancel dan itu yg bikin malesnya,, padahal ma siapa yg nebengin ya, dia kira grab biasa padahal judulnya aja grab nebeng.
keuntungan dari grab ini? bisa dibilang sih gaada tapi saya mah ambil asik nya aja bisa ada temen di jalan kalau pergi atau malah bisa jadi ada temen makan sama jalan jalan kan lumayan nambah pdkt (pernah dekat kemudian dilupakan :[ ) tapi ga kerasa jadi nabung di dompet grab karena banyak yg pake promo, kalau di hitch promo itu tetep masuknya dibayarin sama grab masuk ke dompet virtual nya grab, tinggal cairin aja ntar. sekian dulu pengalaman nya nanti ditambahin, udah mau adzan subuh nih  wkwkwk
Read More

Jumat, 21 Juli 2017

Postingan Line 999 Pak Dahlan Iskan divonis 2 tahun. Dua tahun untuk semua yang dilakukannya bagi negeri ini. Reviewed by Esemka Date 7/21/2017 08:16:00 AM

Postingan Line 999 Pak Dahlan Iskan divonis 2 tahun. Dua tahun untuk semua yang dilakukannya bagi negeri ini.

Tidak ada komentar :
Pak Dahlan Iskan divonis 2 tahun. Dua tahun untuk semua yang dilakukannya bagi negeri ini.

Negara ini tak pernah memberi apa-apa kepada Dahlan Iskan. Dia tidak seperti banyak anak bangsa yg disekolahkan dan mendapat beasiswa ke luar negeri dan pulang-pulang mengantre kemapanan, alih-alih membangun negeri.
Dia terlahir dengan kemiskinan ekstrem. Kondisi yang siapapun bisa memikirkan bahwa pendidikan adalah kemewahan dan bukanlah hak asasi warga negara.
Tapi, dia bisa bangkit tanpa terjebak melankolia menjadi orang susah, memperjuangkan pendidikan, melihat sesuatu dari sudut yang semata-mata positif, mempelajari apa saja dengan riang gembira.

Dahlan Iskan yg saya suka adalah manusia pembelajar. Dia suka belajar apa saja dan mengekspos dirinya sendiri ke macam-macam tantangan. Manusia tipe A yang tidak setiap saat bisa kamu temui dalam zamanmu. Dia adalah mesin pompa harapan. Mata air inspirasi yang tidak pernah kering. Dia memiliki kualitas yang langka: mengubah besi menjadi emas.

Saat terbaring di sebuah rumah sakit di Tiongkok karena sakit parah yg dideritanya, dia mengubah brankarnya menjadi kursi belajar, yg dari sana dia bisa mendatangkan guru bahasa. Dia mungkin menteri dalam cabinet pemerintahan lalu dan bakal calon presiden yang tamatan Aliyah yang menguasai banyak bahasa dunia: Arab, Inggris, Tiongkok…

Sepulangnya dari negeri itu, dia mendapatkan kehidupan keduanya yang memberinya kekuatan dan pencerahan bahwa hidupharuslah bermanfaat untuk bangsa dan negara. Saat dia diminta untuk mengabdi, dia menyanggupinya dengan kepatuhan dan kekuatan nyaris seperti kuda pacu. Dia bekerja hingga larut malam dan memulai hari lebih pagi dari pejabat manapun di republik ini. Dia mengejar pesawat siang, sore dan malam untuk bisa hadir ke tempat –tempat tugasnya, berjalan kaki menembus hutan-hutan di Papua, berjalan kaki di Havana Bima, mendaki gunung-gunung di Sumatera dan Jawa, menginap di mana saja dia bisa diterima, memuji apapun makanan tuan rumah yang dihidangkan untuknya, tidur di tempat manapun dia bisa tertidur.

Dia merintis mobil listrik. Membiayai dari kantongnya sendiri. Menggaji para pembuatnya dari gaji menterinya. Dia melakukan pengujian sendiri, yang membuat nyawanya nyaris melayang, tapa membuatnya kapok untuk melakukanya lagi karena menurutnya inilah teknologi mobil di masa depan yang harus dimiliki Indonesia.

Demi Indonesia. Semuanya dilakukannya demi negerinya.

Tapi semua itu sia-sia. Cinta Dahlan Iskan kepada negaranya adalah cinta, yang bukan saja bertepuk sebelah tangan, tetapi berbalas tangan hukum. Dia diperkarakan, para enginer mobil listriknya ditangkap, kelak, bertahun-tahun kemudian apa yang dikatakannya benar. Thailand kini telah menasbihkan diri sebagai pusat pengembangan mobil listrik di Asia Tenggara.

Adapun Dahlan Iskan seperti dijebloskan ke dalam sebuah taman permainan hukum yang tidak pernah ada akhirnya. Selesai mobil, dia dijegal dengan pembangkit listrik, di sana sudah menunggu kasus sawah fiktif, sebelum itu, dia harus melewati terowongan kasus-kasus di kotanya: Pelepasan aset PT PWU perusahaan BUMD Pemprov Jatim, dll. Tak penting apapun kasusnya, asalkan bisa menjeratnya. Asalkan bisa membuat dia tidak aktif hingga Pilpres 2019 mendatang.

Kemarin,  dia divonis 2 tahun penjara. Untuk kasus yang setiap orang Indonesia, asalkan balig dan berakal, tahu bahwa itu semata-mata penjegalan.

Melihat Pak Dahlan duduk dengan di kursi pesakitan dan mendengarkan vonis yang dijatuhkan kepadanya membuat saya memikirkan nasib setiap orang yang tulus di negeri ini. Dua tahun vonis. Setelah semua yang dilakukannya bagi negara ini, setelah semua iktikad baik, perjuangan, ketahanan untuk selalu berpihak kepada orang banyak dan kesepian pengorbanan, setelah semua tetes keringat, harta, curah pikiran dan nyawa, yang sedianya setahu saya bisa diberikannya kapan saja negeri ini meminta;. negaranya akhirnya memberinya imbalan berupa penderitaan di hari tuanya.

*(Randu, Radar Banjarmasin)*
Read More

Kamis, 20 Juli 2017

Postingan line 999 pepedulian antar sesama penghuni kost "MENINGGAL DI KAMAR KOS" Reviewed by Esemka Date 7/20/2017 09:46:00 AM

Postingan line 999 pepedulian antar sesama penghuni kost "MENINGGAL DI KAMAR KOS"

Tidak ada komentar :
Lupa saya ini dari tulisan siapa
Copas dari wall nya: bu Lelitasari Danukusumo

Mahasiswi ITB Sartika Tio Silalahi (21 tahun) ditemukan meninggal di kamar kosnya, di Jl. Plesiran, Taman Sari, Bandung, Selasa (11/7/2017). Ia diperkirakan sudah meninggal tiga hari, karena mayatnya sudah berbau.

Sartika ini berasal dari Tarutung, Tapanuli Utara. Ia alumni berprestasi dari SMAN 1 Tarutung, angkatan 2013, sehingga bisa diterima di ITB. Ia mengambil program studi Perencanaan Wilayah dan Kota.

Awal ketahuan Sartika meninggal, orangtuanya menghubungi pengurus rumah kos, karena sudah tiga hari anaknya tidak ada kabar berita. Ponselnya pun tidak bisa dihubungi. Pengurus kos pun meminta teman-teman kosnya, melalui chat grup, agar memerika kamar Sartika.

Sartika ditemukan sudah tak bernyawa. Kamar dalam keadaan rapi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan informasi dari keluarga Sartika diketahui mengidap maag kronis.

Jenazah boru Sartika ini sudah dibawa pulang dan dimakamkan di Tarutung. Tapi ada hal yang perlu diketahui dan direnungkan secara serius dari peristiwa ini, terutama oleh orangtua atau keluarga yang anak-anaknya hidup kos di kota.

Suasana dan gaya hidup di tempat kos saat ini sudah sangat berbeda gaya hidup kos yang kita kenal ditahun 1980 atau 1990-an. Dulu, hidup satu kos itu seperti keluarga. Saling memperhatikan, saling berbagi makan, merasa senasib, dan saling tolong. Satu orang sakit, bisa-bisa yang antar berobat 5 atau 6 orang.

Sekarang ini, gaya hidup di tempat kos, terutama di tempat-tempat kos bagus di kota-kota besar, orang hidup sendiri-sendiri. Masing-masing hidup di kamar, berteman dengan gadget dan internetnya. Merasa tidak enak mencampuri urusan, atau mengganggu teman kos lain.

Lihatlah peristiwa yang menimpa Sartika ini. Kalau orangtuanya tidak menelepon pengurus kos dari Tarutung, sang pengurus kos tidak tahu apa yang terjadi. Itu pun, pengurus kos tidak langsung datang. Ia menghubungi penghuni kos lain lewat chat LINE, agar mencek kamar Sartika. Gemblung sekali rasanya, teman-teman kosnya itu sama sekali tidak memperhatikan Sartika sudah tidak kelihatan 3 hari.

Mahasiswa, anak-anak muda yang hidup kos di kota, sebenarnya kehilangan sesuatu. Kehilangan suasana dan perhatian keluarga. Ada rasa sepi, tidak bisa berbicara, atau curhat kepada keluarga.

Karena itu, ketika berada di rantau, sebenarnya justru sangat butuh teman, sahabat, dan lingkungan yang bisa mengisi kekosongan itu. Logisnya, teman-teman koslah yang mengisi kekosongan itu. Jangan lupa, di kampus sendiri si anak juga mungkin memiliki persoalan-persoalan yang menguras pikiran.

Seorang teman dari daerah cerita ke saya, ketika mengunjungi putrinya yang kuliah di UI, merasa heran setelah tinggal di Depok putrinya kelihatan cepat tua dan lelah. Putrinya itu sempat kuliah setahun di Bandung, dan katanya kelihatan happy-happy saja. Di Depok, putrinya tinggal di sebuah rumah kos besar, berlantai 3, mirip sebuah hotel.

Saya menduga, putrinya kehilangan suasana sosial karena kehidupan kos yang individual seperti cerita di atas. Belakangan juga ketahuan, si putri agak stress karena mengalami persoalan dengan kuliah. Beberapa dosen seperti memusuhinya karena beda agama. Tidak pernah dapat nilai bagus, meski sudah berusaha setengah mati. Nah, kan.

Satu hal, suasana individual ini juga yang kemudian sering melahirkan kondisi lain yang tak kalah buruk. Karena butuh teman, umumnya anak muda mencari pacar. Hubungan dengan pacar bisa jadi kelewat batas, karena tetangga kos tidak peduli apa yang dilakukan teman-teman kos di kamarnya. Pengurus kos juga tidak peduli, asalkan bayaran lancar.

Itu yang saya bilang, perlu mendapat perhatian dari para orangtua. Perlu juga ikut mencari tempat kos buat putra-putrinya. Suasana rumah kosnya seperti apa. Pemilik rumah kos seperti apa. Kira-kira temannya bisa bergaul dengan siapa. Apakah ada teman satu daerah, satu marga, anak kenalaan, kira-kira dia bisa bergereja dimana, dan sebagainya.

Maaf, orangtua juga sering sama egois. Dia merasa punya uang, mencari tempat kos yang mahal, yang fasilitasnya lengkap, agar orang melihat anaknya itu anak orang mampu, tidak butuh orang lain. Jangan macam-macam sama anakku. Kurang lebih, begitu. Tanpa sadar, itu sebenarnya menjerumuskan si anak ke kesepian yang dalam, meski hidupnya tampak enak.

Bayangkan, si anak sakit, tapi sampai nggak berani memberitahu atau minta tolong temannya ngantar ke dokter seperti boru Sartika di atas. Miris...ironis.
Read More

Selasa, 04 Juli 2017

Postingan line 999+ #GantiMenteriSusi Reviewed by Esemka Date 7/04/2017 11:45:00 AM

Postingan line 999+ #GantiMenteriSusi

Tidak ada komentar :
Udah sejak zaman bapak BJ. Habibie, banyak orang pintar dan berkualitas di Indonesia tidak dihargai dan cenderung disingkirkan dari negerinya sendiri, dan kebanyakan dari mereka justru sangat dihargai di negara lain karena begitu besarnya jasa dan kontribusi bagi kemajuan negara tersebut.

Jadi ya gak usah heran jika "wkwk land" tercinta ini selalu ketinggalan dari negara lain bahkan di kawasan ASEAN sendiri.



Hal ini juga yang sekarang ini dialami oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Baru" ini di jagat twitter muncul hashtag #GantiMenteriSusi, tidak cukup di twitter, sejumlah massa nelayan juga ikut menggruduk Istana dengan tuntutan yang sama.

Kebijakan pelarangan penggunaan cantrang dijadikan "kambing hitam" untuk menuntut Menteri Susi diganti. Isu cantrang ini cuma sebatas cover untuk menutupi inti masalah yang berada di kedalaman.

Udah bukan rahasia lagi kebijakan yang dikeluarkan Menteri Susi selama 2,5 tahun masa jabatannya membuat pelaku illegal fishing, kartel dan juga mafia merugi dengan digit nominal yang banyak karena tidak ada lagi ruang gerak bagi mereka untuk merampok kekayaan alam Indonesia, ditambah lagi banyaknya kapal yang ditenggelamkan, semakin membuat mereka sakit hati dan susah tidur karena dihantui wajah Menteri Susi didalam mimpi. Jadi gak heran jika mereka bersatu padu untuk melengserkan Menteri Susi dari kursi jabatannya. Bahkan iming"  5 triliun rupiah sempat ditawarkan pada Menteri lulusan SMP tersebut agar mau resign dari jabatannya.

Tapi apadaya ternyata Rp 5T gak bisa "membeli" Menteri Susi, justru Menteri Susi semakin galak dan beringas dalam memberantas para penjahat di lautan "wkwk land" ini. Emang Presiden Jokowi gak salah pilih Menteri nih.

Mau ngelempar isu SARA yang paling laku dipasaran juga gak bisa, karena Menteri Susi tidak memiliki celah yang bisa dimanfaatkan untuk membakar kaum sumbu pendek, isu PKI apalagi. Makin pusing lah para komplotan ini dibuatnya sambil ngebayangin gak bisa tidur sampe 2,5 tahun mendatang.

Ya akhirnya mereka mencoba peruntungan lah dengan isu pelarangan cantrang dengan harapan bisa membuat Menteri Susi diganti. Bayangin aja, modal 5T untuk ngumpulin massa yang ngaku" sebagai nelayan bukan hal yang sulit lagi, apalagi dengan diimingi nasi padang lauk rendang plus ongkos jalan", semakin menarik banyak orang untuk ikut aksi, apalagi model ormas odong" fenghuni surga yang tidak perlu disebutkan namanya.

Lho kok odong"?

Iya kan mereka geraknya kalo udah ada yang masukin duit, mirip odong" di pasar malem.

Terlepas dari itu semua, saya rasa masyarakat Indonesia udah banyak belajar dan faham dengan model" provokasi seperti itu. Menteri Susi terlalu berharga untuk disingkirkan hanya karena isu murahan seperti itu, apalagi Menteri Susi juga telah memberikan solusi kepada para nelayan terkait peralihan alat tangkap cantrang dengan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan. Semua ini beliau lakukan demi kesejahteraan dan kemajuan Indonesia khususnya di bidang maritim.

Saya rasa Presiden Jokowi juga sudah sangat faham dengan kelakuan para komplotan penjahat yang ingin mengganggu Pemerintahannya dan beliau juga pasti dapat berfikir jernih untuk mempertahankan Menteri Kelautan yang sudah mentorehkan banyak prestasi di kabinetnya tersebut. Terlebih maritim merupakan salah satu program prioritas dalam masa Pemerintahannya. Bukan begitu pak Presiden?

"Yak betul, sana ambil sepedanya.."

#StandForSusi #berantasmafiadankartel #tenggelamkan
Read More

Selasa, 13 Juni 2017

Postingan line 999 "Motivasi bersedekah dari seorang anak sd" Reviewed by Esemka Date 6/13/2017 09:54:00 AM

Postingan line 999 "Motivasi bersedekah dari seorang anak sd"

Tidak ada komentar :
Merinding

Itu.. serius anak SD?
Kok bisa.. 😢😢

Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.

Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.

Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.

Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.

“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.

Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :

“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”

Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :

“Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.

Refleks aku panggil anak lelaki itu.

“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'”

” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”
“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.

“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.

Aku pegang bahu anak itu :

” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”

Tak terasa air mataku menetes :

“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.

Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :

“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak”.

Radit menyalami tanganku dan menciumnya.

“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.

Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.

Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”

Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”

“Ya Allah.. Pak…”

Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.

Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.

Sahabat ada kalanya seorang ank lebih jujur dri pada orang dewasa,ajrkan lah ank2 kita dri dini tindakan nyata yg bukan teori semata.

Kisah ini dari hamba Allah.

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Read More

Sabtu, 10 Juni 2017

Analisis Film Kimi Ni Todoke Sinopsis, Struktur, Karakter, Ruang Waktu Reviewed by Esemka Date 6/10/2017 06:05:00 AM

Analisis Film Kimi Ni Todoke Sinopsis, Struktur, Karakter, Ruang Waktu

Tidak ada komentar :
Analisis Film
Kimi Ni Todoke








Fathurrahman Maulana S

NIM. 1455428





INSTITUT SENI BUDAYA INDONESIA (ISBI) BANDUNG
PRODI TELEVISI DAN FILM
2015





Diangkat dari : Komik Kimi Ni Todoke
Movie: From Me to You
Romaji : Kimi ni Todoke
Japanese : 君に届け
Director : Naoto Kumazawa
Writer : Karuho Shiina (manga), Rika Nezu, Naoto Kumazawa
Producer : Takahiro Sato
Release Date : September 25, 2010
Production Company : NTV, Toho
Country : Japan

Sinopsis
Kimi Ni Todoke (From Me To You) yaitu salah satu film drama dari jepang yang diambil dari salah satu komik manga dengan judul yg sama. Film ini menceritakan tentang seorang perempuan SMA yang pendiam dan pemalu.  Karna sifat nya itu dia jadi sulit untuk menyampaikan apa yg dia maksud sehingga membuat teman temannya salah paham. Nama nya Sawako  Korunuma, karna nama panggilanya Sawako dan penampilannya dengan rambut panjang misterius dia sering dipanggil Sadako seperti difilm hantu “The Ring” di jepang. Karna adanya isu bahwa Sawako memiliki ilmu supranatural dan bias melihat hantu, Sawako jadi merasa terkucilkan. Sampai pada suatu saat dia bertemu dengan seorang laki laki yang Populer disekolahnya yaitu Shota Kazehaya. Kazehaya adalah orang yang pertama kali menyapa Sawako. Persahabatan Sawako muncul di saat ia bertema dengan Yoshoda-san dan Yano-san. Mereka menjalin persahabatan yang mebuat Sawako lebih percaya diri dan mulai bias mengungkapka  isi hatinya dengan teman temannya. Ia mulai mencoba melakuka  hal – hal baru yang sebelumnya belum pernah ia rasakan. Sejak saaat itu hubungan Sawako dan Kazehaya berubah menjadi lebih dari seorang teman.

Struktur
Struktur yang dipakai dalam film ini adalah Naratif karena setiap rangkaian peristiwanya saling berhubungan satu sama lain terikat oleh logika sebuah akibat yang terjadi dalam ruang dan waktu. Misalnya pada saat mengapa Kazehaya menyukai Sawako karna di sebelumya Kazehaya melihat Sawako sedang tersenyum sambil terkena hembusan angin dan terurai rambutnya.



Karakter
Mikako Tabe sebagai Sawako Kuronuma , Seorang gadis yang sebenarnya  baik, pekerja keras, konsisten namun pemalu dan lugu sehingga membuat orang salah sangka, Namanya sering disalahkan menjadi Sadako.
Haruma Miura sebagai Shota Kazehaya , Seorang siswa popular di sekolah yang telah memenangkan hati seluruh siswi disekolahnya dan dia jatuh cunta dengan Sawako saat pertama kali bertemu.
Mirei Kiritani sebagai Ume Kurumizawa,  Gadis yang menyukai Kazehaya sejak mereka kenal di bangku SMO, dia adalah sebagai tokoh yg melawan Sawako.
Misako Renbutsu sebagai Chizuru Yoshida, Seorang mantan “yankee” yang berasal dari SMP yang sama dengan Kazehaya dan salah satu sahabat Sawako.
Natsuna Watanabe sebagai Ayane Yano,  Seorang yang tidak baik dalam mengekspesikan diri seperti sawako, Teman baiknya Chizuru yang pada SMP sekelas.

Ruang
Ruang kreatif yang digunakan pada film ini adalah nyata, karna sepanjang film ini hanya berada di lingkungan sekolah, rumah dan kota.

Ruang
-          Batasan waktu (durasi)
Batasan waktu pada film Kimi Ni Todoke (From Me To You) yaitu 128 menit 48 detik.
-          Frekuensi Waktu

Frekuensi waktu yang digunakan memakai kilas depan dan di beberapa bagian memakai kilas balik. 
Read More

Selasa, 23 Mei 2017

TENTANG TAARUF (Menuju Pernikahan) Reviewed by Esemka Date 5/23/2017 11:56:00 AM

TENTANG TAARUF (Menuju Pernikahan)

Tidak ada komentar :
TENTANG TAARUF (Menuju Pernikahan)



Postingan ini request salah satu teman Muslim kita yg masih bingung soal TAARUF. Saya akan simpulkan dari kajian taaruf (Ust. Firanda & Ust. Nuzul Dzikri) serta berdasarkan pengalaman saya melihat teman saya yg taaruf beberapa waktu lalu.

Jadi taaruf itu artinya kenalan. Ya umum saja kenalan dgn teman, tetangga, rekan kerja... itu juga disebut taaruf. Tapi taaruf yg sedang dibahas di sini adalah taaruf dgn calon pasangan utk menuju pernikahan.

Para ulama menyimpulkan 2 kunci yg harus kita pegang dalam memilih pasangan
🔷 Dia shalih/ah
🔷 Kamu tertarik dan suka dengan dia

Lalu gimana sih cara taaruf???
Simplenya, dlm taaruf itu kamu "cari tau" calonmu seperti apa. Saya jabarkan di bawah ini dari sisi pandang ikhwan ya.

Ketika kamu (ikhwan) sudah ada akhwat yg kamu tertarik dengan dia dan ingin taaruf dengannya, yg bisa kamu lakukan adalah :

1. kamu amati dia beberapa waktu. Perhatikan dia dari jauh. Sekilas orangnya kira-kira gimana. Kalau kamu sudah yakin ingin taaruf dengannya, jangan ditunda lagi kamu langsung.

2. datangi teman atau kerabatnya dan sampaikan maksudmu untuk mengajak dia taaruf. Ini poin penting ya, ajak taaruf itu jangan langsung ke akhwatnya. Lebih baik lewat perantara, jadi nanti perantara itu lah yg akan bertindak sebagai "kantor pos". Ini akan lebih aman guna menghindari percakapan kurang penting yg menjerumuskan ke zina.

3. lalu setelah perantara menyampaikan maksudmu dan disetujui oleh akhwatnya, barulah kamu datangi wali akhwat tsb utk kemudian kamu utarakan dgn jantan maksud & tujuanmu kepada wali akhwat tsb bahwa kamu ingin mengenal putri mrk. Kalau sekiranya orang tua akhwat itu jauh dari pemahaman taaruf, kamu cukup sampaikan "Saya ingin mengenal putri Bapak & Ibu". Karna biasanya kalau pakai istilah taaruf, itu akan membingungkan atau bahkan menakutkan bagi mereka yg belum paham.

4. kemudian setelah itu, kalian bisa saling tukar cv. Sebenarnya ini bukan keharusan. Hanya saja ini cara yg lebih mudah dan aman dlm mengenal calon. Dalam cv, kamu isi biodata diri dan segala hal tentang dirimu. Karakter (sebaiknya tanyakan jg teman & keluargamu —karaktermu seperti apa di mata mrk— supaya km punya sisi pandang orang luar tentang dirimu). Kebiasaan sehari-hari. Hal yg disuka & dibenci. Penyakit berat yg pernah atau sedang diderita (jika ada). Kriteria calon yg kamu inginkan. Dan seterusnya, apa pun hal yg kamu rasa perlu diketahui pasangan taarufmu.

5. cv tersebut kemudian kamu & calonmu pahami. Lalu jika kalian sudah merasa cocok, kabari perantaramu utk langsung maju ke tahap nadzor. Nadzor berarti bertemu. Nadzor sebaiknya dilakukan di rumah akhwat dengan dihadiri keluarga inti akhwat. Dalam nadzor ini kalian berdua BOLEH saling bertanya apa pun (terkait maupun tidak terkait cv). Misal, dalam cv akhwat menulis salah satu karakternya adalah mudah menangis. Lalu saat nadzor kamu tanya "Apa yg biasanya membuat kamu mudah menangis?" Ini contoh. Intinya kalian saling tanya apa saja yg ingin kalian ketahui dari calon. Jika ada pertanyaan sensitif, seperti misal "Pernah pacaran?" dan kalian malu utk menjawabnya secara lgsg karna ada orang lain di sekitar kalian, maka bisa dijawab dgn ditulis di kertas kemudian diserahkan ke calon. Jadi hanya kedua calon saja yg mengetahui jawabannya. Kurang lebih seperti ini nadzor. Poinnya di sini kamu melihat atau mengenal lebih jauh calonmu. Di sini juga kamu sambil mengenal keluarga calon, karna tentu pernikahan bukan hanya tentang kamu & dia saja, tapi juga ada keluarga.

6. kamu BOLEH bertanya pada keluarga, teman, tetangga, rekan kerja, atau siapa pun yg mengenal calonmu tentang kepribadian calonmu TANPA DIA KETAHUI alias diam-diam. Jadi kaya intel gitu😏

7. nah jika setelah nadzor dan proses "mencari tau" kepribadian calon tadi kamu merasa perlu pikir-pikir lagi, maka kamu bisa ajukan waktu sekian lama utk berpikir dlm mengambil keputusan ke langkah selanjutnya yakni khitbah atau melamar. Tapi jika kamu sudah merasa yakin, maka bisa langsung tentukan kapan akan khitbah.

8.setelah khitbah, jika lamaran diterima maka langsung akad dan walimah. Jika lamaran ditolak maka ikhtiar lagi hehe.

Kalau sudah merasa cocok SEGERA lah menikah! Karna kalau ditunda-tunda, itu bisa masuk celah syaitan utk menjerumuskan ke zina.
straightsunnahJangan lupa shalat istikhoroh. Dan shalat istikhoroh itu dilakukan ketika kamu sudah yakin memilih calonmu. Jadi shalat istikhoroh itu ibaratnya seperti bertanya pada Allah ﷻ "pilihanku sudah tepat belum?"

Gimana Allah ﷻ jawabnya? Lewat sinyal. Kamu harus peka dengan ini. Intinya kalau kamu merasa proses taaruf➡walimah dipermudah, berarti dia memang jodohmu. Tapi kalau proses taaruf➡walimah terasa sulit dan selalu ada hambatan, bisa jadi itu sinyal dari Allah ﷻ bahwa dia bukan jodohmu.

Terus semangat. Dalam proses pencarian, tetaplah menjaga harga diri di media sosial. Yg ikhwan jangan genit. Yg akhwat jangan mancing digenitin. Jadilah jomblo yg "mahal".

@straightsunnah
Read More

Sabtu, 13 Mei 2017

Analisis Film My Sassy Girl Sinopsis, Tema, Ruang Waktu, Alur, Sudut Pandang Reviewed by Esemka Date 5/13/2017 06:10:00 AM

Analisis Film My Sassy Girl Sinopsis, Tema, Ruang Waktu, Alur, Sudut Pandang

Tidak ada komentar :
Analisis Film
My Sassy Girl



 






Fathurrahman Maulana S

NIM. 1455428









INSTITUT SENI BUDAYA INDONESIA (ISBI) BANDUNG
PRODI TELEVISI DAN FILM
2015


 


Directed by              Kwak Jae-yong
Produced by                        Shin Chul
Written by                Kim Ho-sik, Kwak Jae-yong
Starring                     Cha Tae-hyun, Jun Ji-hyun
Music by                   Hyeong-seok Kim
Cinematography     Sung-Bok Kim
Edited by                   Sang-beom Kim
Production               ShinCine Communications, IM Pictures
Release dates          July 27, 2001
Running time           123 minutes
Country                     South Korea


Sinopsis
Gyun Woo adalah seorang pemuda yang asal-asalan, hidup ta jelas, suka minum-minum bersama teman-teman berandalannya, sering mendapat hancur, dan suka membandel pada sang ibu. Suatu ketika, ia bertemu dengan seorang gadis yang tengah mabuk di kereta. Gadis tersebut muntah tepat di atas kepala seorang kakek tua dan parahnya, orang-orang disekitar menganggap bahwa gadis itu adalah kekasih Gyun Woo! Cerita punya cerita, akhirnya Gyun Woo-lah yang harus bertanggung jawab atas perbuatan gadis itu.
Dimulai dari situlah, Gyun Woo mendapatkan berbagai 'cobaan hidup'. Dari sering keluar-masuk penjara, gosip miring tentangnya, sampai dipukuli babak belur oleh orang-orang. Ini semua gara-gara gadis itu. Tak hanya itu, Gyun Woo terpaksa selalu menuruti apa yang diminta oleh si gadis, atau kalau tidak, Hyun Woo akan terkena pukulan maut dari si gadis.
Namun tanpa diduga, Gyun Woo dan si gadis nampaknya mulai saling menyukai satu sama lain, seiring dengan waktu yang dilewati bersama. Namun si gadis merasa bahwa ia tidak bisa berada disisi Gyun Woo. Mulai dari ditentang orangtua, sampai mantan kekasih si gadis yang tak bisa dilupakannya. Oleh karena itu, si gadis menyuruh Gyun Woo untuk menulis surat, begitu juga dengannya. Mereka berdua sama-sama saling menulis surat untuk satu sama lain. Kemudian surat itu dikubur di suatu bukit dimana terdapat satu pohon yang cukup besar. Kemudian si gadis membuat perjanjian, bahwa mereka harus berpisah, namun harus bertemu lagi dua tahun kemudian, di tempat yang sama pukul dua (mungkin waktu yang sama juga).
Dua tahun terlewati, Gyun Woo sangat antusias dan bahagia karena akan bertemu dengan si gadis. Namun apalah diduga, gadis itu tidak datang pada hari dan waktu yang dijanjikan...
Lalu, bagaimana kelanjutan kisahnya?
Film ini juga memberi sebuah nilai bahwa 'kalau jodoh nggak kemana'. Juga memberi pesan bahwa 'fate' itu dapat mempertemukan kita oleh orang-orang yang akan hadir dalam hidup kita di masa depan.

TEMA
Kisah romantic sepasang yang memberi tahu bahwa apabila jodoh tidak akan kemana.

RUANG DAN WAKTU  
Tempat :
1.       Stasiun kereta api
2.       Hotel
3.       Rumah Gyun Woo
4.       Kamar Gyun Woo
5.       Bukit
6.       Cafe
                    Waktu    : Setiap saat (Pagi sampai malam)

                     Suasana : Menyenangkan, mengharukan dan menegangkan

ALUR 
Maju artinya dalam cerita ini tdak ada flashback hanya terus mengikutin jalan cerita.

SUDUT PANDANG

Dalam Film ini sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga.
Read More

Senin, 08 Mei 2017

Postingan line 999 "Pengalaman dating lewat Tinder berujung promo Fidget Spinner" Reviewed by Esemka Date 5/08/2017 10:13:00 AM

Postingan line 999 "Pengalaman dating lewat Tinder berujung promo Fidget Spinner"

Tidak ada komentar :
Pengen cerita dikit deh soal pengalaman dating lewat Tinder. Kali aja bisa jadi pelajaran buat semua soal online dating.

Jadi, akhir bulan lalu, gue dapet match sama cewek sebut saja Mawar. Ah biasa. Panggil aja Mengkudu.

Setelah beberapa kali chat, gue inisiatif dong ngajak doi untuk ngopi, sabtu sore lusa. Karena apalah arti chat tanpa ketemu langsung. Sedap. Mengkudu bilang oke. Dan dia minta dijemput di apartemennya di bilangan Jakarta.

Terus hari-H nih. Sabtu sore gue udah sampe di bawah apartemen. Bukan di parkiran. Bukan juga underground lo kira gue cacing. Di lobby apartemen deh. Nah, gue liat ada satpam dan gue tanya dong bener gak ada cewek namanya Mengkudu (gue nunjukin fotonya juga) tinggal di sini. Satpam konfirmasi ada. Gue langsung chat doi.

Gue: "Gue udah di bawah nih."
Doi bales: "Naek aja dulu, gue sendirian kok."

Wah. Kesempatan buat ena-ena. Rejeki solat subuh nih.

Kagak lah. Boro-boro kepikiran. Malah curiga ini. Takut masuk acara reality show TV gitu kan. Tapi ya udah lah ya. Naek lah gue.

Nyampe depan kamar gue ngetok. Magic. Ya pintu lah.

Mengkudu bukain pintu. Gue terdiam dan terpana. Mukanya cantik dan adem banget. Tuh muka apa pohon Trembesi. Lebih cantik dari foto di Tinder.

Lalu kami saling sapa. Gue dipersilakan masuk.

Pas masuk gue kaget. Mengkudu bohong. Di dalem ternyata ada seekor cowok. Mukanya kayak vampir udah sewindu gak minum darah. Mukanya pucet, lesu, lunglai. Lagi duduk di deket meja yang penuh botol ijo (bukan Equil) dan bertebaran bubuk putih.

Wah apaan neh? Kok banyak tepung?

JENG JENG..

Setelah chit chat sedikit, gue udah mulai khawatir dan takut. Takut tiba-tiba digrebek BNN karena ketauan maen tepung.

Akhirnya gue memutuskan untuk cabut. Dengan keberanian yang udah terkumpul (untuk kabur), gue bilang ke Mengkudu, "Aduh gue lupa nih Spinner gue ketinggalan sama Abang Uber! Gue turun dulu yah"

Padahal gue bohong. Orang gue gak bawa Spinner.

Hah? Apa? Lo belum punya fidget spinner? Alig alig alig. Daripada ketinggalan mending beli deh sekarang.

Hah? Gak tau mau belinya gimana? Bingung cari dimana? Kalo bingung, bergegaslah pesen lewat @*********. Dapet diskon lagi kalo beli banyakan.
Cus kontak aja lewat LINE: @********* (jangan lupa pake @-nya tuh) atau Instagramnya di @fotongroup. Tinggal tanya mau spinner kayak gimana terus tinggal beli deh. Karena apapun ceritanya, maenannya ya tetep fidget spinner. Belinya ya di @*********aja!

LINE: line://ti/p/@*********
Testi: https://instagram.com/p/*********/
 #endorse #promo

PS: Cerita pengalaman Tindernya terinspirasi dari tulisan Abang Tirta @romeogadungan di bukunya Romeo Gadungan. Makasih buat inspirasi tulisannya Bang!
Read More

Kamis, 27 April 2017

Postingan line 999 Tulisan ini untuk seseorang yang hebat, tapi merasa biasa aja karena melihat orang lain yang katanya 'lebih hebat' Reviewed by Esemka Date 4/27/2017 06:59:00 PM

Postingan line 999 Tulisan ini untuk seseorang yang hebat, tapi merasa biasa aja karena melihat orang lain yang katanya 'lebih hebat'

Tidak ada komentar :
Farah Husnika F

"Keren ya si A, relasinya luas banget. kayaknya setiap orang kenal dia deh"
"Ingin deh kayak si B, aktif dimana-mana. Ada aja kesibukannya rapat ini itu, pasti banyak manfaatnya buat orang lain"
"Kok aku gabisa kayak dia ya, lancar banget ngomong didepan umum"
"Akumah apalah, gini-gini aja dari dulu"

Ada orang yang
selalu ingin ini itu. Jadi seperti A yang begini, si B yang begitu. Melihat setiap orang lebih baik dari dirinya. Ada baiknya sih, jadi ingin terus memperbaiki diri. Tapi kadang repot juga jadi orang kayak gini. Jadinya gak bersyukur, jadinya rendah diri, jadinya iri.

Apakah tujuan hidup ini adalah untuk jadi seperti A, B, C,....Z ?


Bagaimanapun, kamu adalah kamu. Setiap kita adalah makhluk sempurna yang dibekali akal pikiran. Setiap kita punya kelebihan dan kekurangan. Dan soal manusia terbaik.. bukannya yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain ?

Tapi kadang, kita hanya fokus pada kekurangan sendiri, dan kelebihan orang lain. Akhirnya gak maju. Gini-gini aja. Gak liat potensi sendiri, malah berusaha jadi orang lain. Akhirnya telat bermanfaat bagi orang lain.

Iya, punya beberapa 'tokoh teladan' memang perlu, biar kita selalu memperbaiki diri. Tapi jangan sampai lupa kitapun punya sisi-sisi teladan yang jadi kelebihan kita. Belum tentu orang lain punya.

Hm intinya ..Sibuk memperbaiki diri boleh, asal jangan sibuk menjadi orang lain :)
Semangat !

*Tulisan ini untuk seseorang yang hebat, tapi merasa biasa aja karena melihat orang lain yang katanya 'lebih hebat' hm semoga bermanfaat :)

 #julyproject
Read More

Senin, 17 April 2017

Kenapa saat adzan berkumandang kita menunggu berdiri? Reviewed by Esemka Date 4/17/2017 07:36:00 AM

Kenapa saat adzan berkumandang kita menunggu berdiri?

Tidak ada komentar :
Kita kayanya udah ga asing dan sering melihat orang saat datang kemasjid dan adzan berkumandang pasti berdiri hingga adzan selesai, dulu saya sering betanya tanya kenapa? ada alasannya? sebuah kebiasaan? hingga saat itu akhirnya saya mencari jawabannya dan terjawab sudah rasa pertanyaan saya. 

Mungkin ada sebagian orang yang melakukan nya ada juga mungkin yang tidak melakukannya. bukan karena suatu kebiasaan atau adat apapun tapi ada ada dasar alasannya dan dengan itu juga dia sedang memburu tiga pahala....
  1. Menjawab Azan,
  2. Melakukan Solat Tahiyatul masjid 
  3. Berdo’a selepas Adzan

Alasan yang pertama karena mereka (yang berdiri saat adzan berkumandang) belum melakukan shalat Tahiyatul Masjid, Hukum shalat sunnah tahiyatul masjid adalah sunnah muakkad. Bahkan pada waktu khutbah jum'at shalat tersebut masih dilanjutkan untuk dikerjakan, 



Anjuran mengerjakannya

Dari Abu Qatadah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda.

"Jika salah seorang dari kalian. Masuk masjid , maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum duduk. " ( Hr Al bukhari dan Muslim)





Read More

Senin, 10 April 2017

Analisis Film Laskar Pelangi Sinopsis, Plot, Alur, Ruang dan waktu Reviewed by Esemka Date 4/10/2017 06:08:00 AM

Analisis Film Laskar Pelangi Sinopsis, Plot, Alur, Ruang dan waktu

Tidak ada komentar :
Analisis Film
Laskar Pelangi




 





Fathurrahman Maulana S

NIM. 1455428









INSTITUT SENI BUDAYA INDONESIA (ISBI) BANDUNG
PRODI TELEVISI DAN FILM
2015


 


Sutradara       Riri Riza
Produksi         Mizan Productions
Produser        Mira Lesmana
Penulis            Salman Aristo, Riri Riza, Mira Lesmana
Tanggal rilis   26 September 2008
Durasi 125 menit
Negara            Indonesia

SINOPSIS

            Cerita dari sebuah daerah di Belitung, yakni di SD Muhammadiyah. Saat itu menjadi saat yang menegangkan bagi anak-anak yang ingin bersekolah di SD Muhammadiyah. Kesembilan murid yakni, Ikal, Lintang, Sahara, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani tengah gelisah lantaran SD Muhammadiyah akan ditutup jika murid yang bersekolah tidak genap menjadi 10. Mereka semua sangat cemas. SD Muhammadiyah adalah SD islam tertua di Belitung, sehingga jika ditutup juga akan kasihan pada keluarga tidak mampu yang ingin menyekolahkan anak-anak mereka. Di sinilah anak-anak yang kurang beruntung dari segi materi ini berada.
Saat semua tengah gelisah datanglah Harun, seorang yang keterbelakangan mental. Ia menyelamatkan ke sembilan temannya yang ingin bersekolah serta menyelmatkan berdirinya SD Muhammadiyah tersebut. Dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus.    Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah.
Semua kejadian tersebut sangat menghiasi kehidupan kesepuluh anak yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Bu Mus yang meupakan guru terbaik yang mereka milikilah yang telah memberikan nama tersebut untuk mereka. Karena bu Mus tahu mereka semua sangat menyukai pelangi. Saat susah maupun senang mereka lalui dalam kelas yang menurut cerita pada malam harinya kelas tersebut sebagai kandang bagi hewan ternak. Di SD Muhammadiyah itulah Ikal dan kawan-kawannya memiliki segudang kenangan yang menarik.
Seperti saat kisah percintaan antara Ikal dan A Ling. Awalnya Ikal disuruholeh Bu Mus untuk membeli kapur di tokoh milik keluarga A Ling. Ia jatuh cinta pada kuku A Ling yang indah. Ia tidak pernah menjumpai kuku seindah itu. Kemudian ia tahu bahwa pemilik kuku yang indah tersebut adalah A Ling, Ikal pun jatuh cinta padanya.  Namun, pertemuan mereka harus di akhiri lantaran A Ling pindah untuk menemani bibinya yang sendiri.
            Kejadian tentang Mahar yang akhirnya mnemukan ide untuk perlombaan semacam karnaval. Mahar menemukan sebuah ide untuk menari dalam acara tersebut. Mereka para laskar pelangi menari sperti orang kesetanan, hal tersebut dikarenakan kalung yang mereka kenakan dari buah yang langkah dan hanya ada di Balitong, merupakan tanaman yang membuat seluruh badan gatal. Alhasil mereka pun menari layaknya orang yang tengah kesurupan. Namun berkat semua itu akhirnya SD Muhammadiyah dapat memenagkan perlombaan tersebut.
            Namun, pada suatu ketika datanglah Flo, seorang anak yang kaya pindahan ari SD PN, ia masuk dalam kehidupan laskar pelangi. Sejak kedatangan Flo di SD Muhammadiyah tersebut yang membawa pengaruh buruk bagi teman-temannya terutama Mahar, yang duduk satu bangku dengan Flo. Sejak kedatangan anak tersebut nilai Mahar seringkali jatuh dan jelek sehingga membuat bu Mus marah dan kecewa.
            Hari-hari mereka selalu dihiasi dengan canda dan tawa maupun tangis. Namun di balik semua kecerian mereka, ada seorang murid yang benama Lintang yakni anggota laskar pelangi yang perjuangannnya terhadap pendidikan perlu di acungi jempol. Ia rela menempuh jarak 80 km untuk pulang dan pergi dari rumahnya ke sekolah hanya untuk agar ia bisa belajar. Ia tidak pernah mengeluh meski saat perjalanan menuju sekolahnya ia harus melewati sebuah danau yang terdapat buaya di dalamnya. Lintang merupakan murid yang sangat cerdas. Terbukti saat ia, Ikal, dan juga Sahara tengah berada pada sebuah perlombaan cerdas cermat. Ikal dapat menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal,  dengan jawabannya yang membuat ia memenangkan lomba cerdas cermat.
            Namun sayang, semua kisah indah laskar pelangi harus diakhiri dengan perpisahan seorang Lintang yang sangat jenius tersebut. Lintangdan awan-kawan membuktikan bahwa bukan karena fasilitas yang menunjang yang akhirnya dapat membuat seseorang sukses maupun pintar, namun kemauan dan kerja keraslah yang dapat mengabulkan setiap impian. Beberapa hari kemudian, setelah perlombaan tersebut Lintang tidak masuk sekolah dan akhirnya mereka kawan-kawan Lintang dan juga bu Mus mendapatkan surat dari Lintang yang isinya, Lintang tidak dapat melnjutkan sekolahnya kembali karena ayahnya meninggal dunia. Tentu saja hal tersebut menjadi sebuah kesedihan yang mendalam bagi anggota laskar pelangi.
            Beberapa tahun kemudian, saat mereka telah beranjak dewasa, mereka semua banyak mendapat pengalaman yang berharga dari setiap cerita di SD Muhammadiyah. Tentang sebuah persahabatan, ketulusan yang diperlihatkan dan diajarkan oleh bu Muslimah, serta sebuah mimpi yang harus mereka wujudkan. Ikal akhirnya bersekolah di Paris, sedangkan Mahar dan teman-teman lainnya menjadi seseorang yang dapat membanggakan Belitung.

PLOT
Cerita diawali dengan dibukanya penerimaan murid baru di SD Muhammadiyah yang ada di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur, Sumatera Selatan. Sebuah daerah yang kaya akan sumber daya  alamnya yaitu timah. Belitong merupakan daerah yang menjadi tempat penambangan timah terbesar dan menghasilkan banyak sekali keuntungan. Meski pun begitu, kehidupan di sana seperti terpetak-petak antara yang kaya dan yang miskin.
Pagi itu,  satu demi satu calon siswa yang didampingi oleh orang tuanya berdatangan mendaftarkan diri di sekolah yang hampir roboh dan mungkin sudah tidak layak untuk dipakai sebagai tempat belajar-mengajar.
Dalam novel “Laskar Pelangi” ini, banyak sekali bermunculan masalah-masalah atau konflik-konflik. Namun konflik awal yang pertama muncul adalah saat suasana mulai tegang karena ternyata pendaftar tidak mencukupi batas minimal siswa yang disyaratkan oleh Depdikbud Sumsel. Apabila calon siswa yang mendaftar kurang dari sepuluh anak, maka SD Muhammadiyah harus ditutup.
Puncak konfliknya ialah setelah ditunggu hingga siang, ternyata jumlah pendaftar tidak lebih dari sembilan orang. Jumlah ini tentu saja belum mencukupi persyaratan Depdikbud. Hal ini tentu saja sangat mencemaskan Pak Harfan sang kepala sekolah dan Bu Muslimah sang guru. Sampai pada akhirnya Pak Harfan memutuskan untuk memberikan pidato sekaligus mengumumkan bahwa penerimaan siswa baru dibatalkan.  
     Selanjutnya konflik-konflik lain bermunculan dari masing-masing tokoh. Namun konflik selanjutnya yang secara garis besar melibatkan hampir semua tokoh ialah saat akan diadakannya lomba karnaval dan cerdas cermat antar sekolah.
Sesaat hampir saja Pak Harfan memulai pidatonya untuk memberitahuakan bahwa penerimaan siswa baru di SD Muhammadiyah dibatalkan, seorang ibu muncul  untuk mendaftarkan anaknya (Harun) yang mengidap keterbelakangan mental. Tentu saja kedatangan Harun dan ibunya ini memberikan napas lega kepada Pak Harfan, Bu Muslimah dan juga para calon siswa serta orang tuanya. Harun telah menggenapi jumlah siswa untuk menghindarkan SD Muhammadiyah dari penutupan.
Sekolah yang jika malam dipakai sebagai kandang ternak ini akhirnya memulai kegiatan belajar-mengajar meski dengan fasilitas yang seadanya. Tiba saatnya mengikuti karnaval antar sekolah. Keikutsertaan SD Muhammadiyah sempat diperdebatkan karena ketidakadaan dana dan sikap pesimistis yang muncul. Namun, Bu Muslimah bersikeras mengikutkan murid-muridnya. Karena nilai keseniannya paling tinggi dan dianggap sebagai murid yang kreatif, Mahar pun ditunjuk sebagai ketua untuk mengurusi persiapan karnaval. Dengan ide cemerlang dan kreativitasnya, Mahar berhasil menggiring teman-temannya merebut piala kemenangan.
SD Muhammadiyah kembali mengikuti perlombaan. Kali ini adalah perlombaan cerdas cermat. Bu Muslimah, Ikal dan kawan-kawan sempat khawatir karena tak lama perlombaan akan dimulai namun ujung tombak tim mereka belum juga datang. Untungnya meski hampir terlambat, akhirnya si cerdas itu pun datang (Lintang). Awalnya tim dari SD Muhammadiyah tertinggal angka melawan SD PN dan SD Negeri. Namun pada saat memasuki soal yang berbau angka SD Muhammadiyah mengejar ketertinggalan dan berhasil keluar sebagai juara.

ALUR

Alur yang digunakan  pada film Laskar Pelangi ini adalah alur maju. Film ini dibuat dengan menceritakan kejadian dari awal penerimaan murid baru di sebuah Sekolah Dasar hingga akhir yang bahagia dengan dibumbui konflik-konflik sehingga membuat penonton penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.

RUANG DAN WAKTU

a.   Ruang
Latar tempat yang digunakan dalam film ini merupakan ruang nyata karena berlatar di sebuah sekolah bernama SD Muhammadiyah yang terletak di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur, Sumatera Selatan. Namun, ada pula yang latarnya adalah di rumah, pohon, gua, tepi pantai, pasar dan lain-lain tapi masih di kawasan Belitong. Dibuat sedemikian rupa agar nampak seperti kejadian nyata tanpa adanya rekayasa apapun (Greenscreen).
b.   Waktu
Film “Laskar Pelangi” ini merupakan film yang menceritakan kisah nyata meski ada bumbu imajinasi, maka latar waktu yang disampaikan pun jelas yaitu terjadi pada tahun 1974 sesuai dengan kisah nyatanya. Urutan waktu yang digunakan pun berurutan mulai dari pagi, siang, sore dan malam atau bisa kita sebut pola linear.




Read More