Tampilkan postingan dengan label resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resensi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2015

Review Film Marvel : Ant-Man (2015) Reviewed by Esemka Date 7/19/2015 07:26:00 AM

Review Film Marvel : Ant-Man (2015)

Tidak ada komentar :
Genre : Aksi, Petualangan, Komedi
Tanggal Rilis Perdana : 29 Juni 2015 (Holiwud) 17 Juli (Indo)
Studio : Walt Disney Pictures
Sutradara : Peyton Reed
Produser : Kevin Feige
Penulis Naskah : Andrew Barrer, Gabriel Ferrari, Adam McKay
Pemain : Paul Rudd, Michael Douglas, Evangeline Lilly, Corey Stoll, Bobby Cannavale, Michael Pena, Judy Greer, John Slattery, T.I., Abby Ryder Fortson, David Dastmalchian, Wood Harris, Gregg Turkington

Sinopsis Ant-Man


Ant-Man mengisahkan tentang seorang pencuri insaf bernama Scott Lang (Paul Rudd) yang harus membantu seorang profesor sekaligus gurunya yang bernama Dr. Hank Pym (Michael Douglas).

Hank berhasil menciptakan sebuah serum yang bisa membuat tubuh pemakainya mengecil seperti semut. Akhirnya, Dr. Hank memberikan kesempatan kepada Scott untuk menebus semua kesalahannya dengan menjadi pahlawan bernama "Ant-Man" dengan bantuan serum tersebut. 





Read More

Senin, 11 Mei 2015

Resensi Film Ignition Reviewed by Esemka Date 5/11/2015 11:17:00 AM

Resensi Film Ignition

Tidak ada komentar :



IGNITION


Directed     : Nicholas Cambata
Written       : Casey Phillips
Produced    : Sarah Ramey
DOP           : Douglas Sonders
Edited                : Eli Susser
Music         : Jacob Rosati
Cast           : Kyle Collin, Jo Young, Joe Rose
Durasi        : 13 menit 18 detik

SINOPSIS
Film “Ignition” ini merupakan film indie yang menjadi pemenang dari “Jalopnik Film Festival Contest” yang berdurasikan kurang lebih 13 menit 18 detik. Film ini menceritakan tentang seorang anak laki – laki yang sangat tergila – gila dengan gadget-nya sampai suatu hari dia disuruh oleh ibunya untuk menginap di rumah kakeknya. Suatu saat kakeknya kesal dengan dia, karena memainkan gadgetnya terus, lalu pada pagi hari dia disuruh membantu kakeknya berladang dan dia disuruh untuk mencari barang di gudang. Saat dia mencari barang di gudang ia menemukan mobil tua kakeknya dan kakeknya bersama anak laki – lakinya itu pun mencoba untuk memperbaiki mobil tuanya sehingga mereka mulailah akrab.

UNSUR VISUAL

1.    Desain Latar (setting)
Bertemakan kehidupan sehari-hari, maka pengambilan gambar tersebut dilakukan di lokasi nyata (Shot on Location). Setting tempat dalam film ini sangat indah melihat dari pemandangan dengan pohon yang rindang seperti setting tempat pada film nyata lainnya. Setiap setting yang terdapat film ini dapat diterjemahkan oleh penonton tanpa harus memberi keterangan pada film.
2.    Pencahayaan
Cahaya yang terdapat dalam film ini disesuaikan sesuai kondisi, cahaya natural. Misalnya cahaya yang berasal dari matahari. Sehingga tidak menampakkan warna yang berbeda dalam film tersebut.
3.    Ruang
Ruang yang digunakan pada film ini adalah ruang nyata. Sesuai dengan kondisi realitanya, tanpa pengubahan teknologi (animasi).
4.    Waktu
§  Batasan Waktu
Durasi fim pendek ini tidak jauh berbeda dengan film-film pendek lainnya, yaitu 13 menit 18 detik. Sutradara mampu menterjemahkan seluruh kejadian oleh Erik secara jelas meskipun tidak mendetail.
§  Frekuensi Waktu
Alur cerita yang digunakan pada film ini adalah alur maju.
§  Urutan Waktu
Urutan waktu yang digunakan adalah repetisi linear, artinya waktu dimulai secara berurutan pagi-siang-sore-malam.
5.    Angle Kamera
Angle kamera dalam pengambilan gambar dalam film ini cukup bervariasi. Dan pergerakan kamera pun cukup dinamis. Misalnya saat sedang berjalan, kamera memfollow pemain. Medium Close Up banyak digunakan ketika adanya sebuah percakapan antar pemain dan saat ingin meliahat mimik wajah digunakan Big Close Up.
6.    Suara
Suara pada film ini ambience (suara natural) yang di dubbing oleh ilustrasi musik
7.    Make Up & Kostum
§  Make up yang digunakan dalam film ini hanya make-up natural, agar terkesan real dan fresh di kamera.
§  Kostum yang dikenakan oleh masing-masing pemain dalam film ini adalah kostum sederhana pakaian sehari-hari seperti kaos, celana, kemeja, jaket dan dress.
8.    Akting
Aktor berperan natural karena tidak membutuhkan gestur yang berlebihan jika dibandingan ketika berakting di atas panggung.
9.    Aspek Rasio

Aspek rasio yang digunakan dalam fim ini sama seperti film lain pada umumnya yaitu cinema scope.
Read More

Minggu, 10 Mei 2015

Resensi Film Teaser Reviewed by Esemka Date 5/10/2015 07:50:00 PM

Resensi Film Teaser

Tidak ada komentar :


Judul                                                                     : Teaser
Penulis, Editor,  Sutradara & Produser            :Matt Bird
Director Of Photography                                    : Paul Howard
Sound Desain & Mix                                           : Luke Mynottn
Cast                                                                        :  Firass Dirani as Eddie
                                       Sophie katinis as Trish                           
                                                                   Kerri Glass & Ben Simpson as Police Officers

                                                               
Alur Cerita


Taser adalah film tentang seorang pria bernama Eddie yang tidak sengaja terlibat dalam kasus kematian manusia dan dikejar oleh polisi setelah terlihat pada adegan kematian pria itu saat rumahnya di mana istrinya ada. Dua Polisi tiba di rumah Eddie di mana salah satu petugas polisi mencoba untuk menyetrum dengan senjata kepada Edie tapi meleset dan mengenai istrinya. Potongan pendek ini film terjadi kilas balik dan dimulai dengan medium shot dari Eddie dengan darah pada jarinya. Kemudian cut to medium shot dari seorang perempuan (istri Eddie) berbicara kepada Eddie "apa yang kamu lakukan?" Adegan pertama ini memberi kita kesan bahwa Eddie sedang menyakiti itu. Adegan ini adalah di awal untuk membuat penonton merasa bahwa Eddie yang menyakiti perempuan itu dan memberi kita kesalahpahaman tentang apa yang dia benar-benar dia lakukan sehingga  dengan memanipulasi apa yang penonton tidak lihat. Sisa film selanjutnya kemudian menujukan hasil di kilas balik kepada kita apa yang terjadi di pada adegan sebelumnya, tentang bagaimana Eddie hanya kebetulan lewat berada di tempat yang salah dan pada waktu yang salah ketika mencoba untuk menuju rumahnya untuk menolong istrinya yg akan melahirkana. Kita kemudian melihat ulangan kejadian di akhir dimana ia mengungkapkan bahwa perempuan itu adalah istri Eddie Dengan menggunakan adegan yang sama lagi tapi mengungkapkan lebih lanjut apa yang terjadi kita melihat tentang apa Eddie yg  benar-benar lakukan, dia tidak menyakiti perempuan itu (istrinya) seperti yang diperkirakan, tetapi hanya ingin tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu. 
Read More